Cara Memasak Ayam Potong Segar Empuk Dan Lezat

Ayam Potong Segar. Daging ayam memiliki kandungan protein yang baik untuk kesehatan dan mencukupi asupan yang dibutuhkan oleh tubuh. Daging ayam relatif lebih disukai oleh semua usia dan mudah diolah menjadi berbagai macam masakan. Dari masakan yang sederhana hingga rumit dapat menggunakan daging ayam sebagai bahannya. Untuk mendapatkan masakan yang lezat harus memilih daging ayam potong segar.

Serat daging ayam lebih lembut dibandingkan dengan daging sapi atau daging kambing. Cara memasaknya relatif lebih cepat dan bumbu dapat meresap hingga ke tulang-tulangnya. Memasak daging ayam memang mudah tetapi jika salah caranya bisa jadi daging ayam menjadi keras dan kurang sedap dimakan.

Jika makan olahan daging ayam di restoran terasa lezat dan empuk. Tetapi saat mengolahnya sendiri terkadang kurang sedap dan dagingnya terasa keras. Tetapi bukan berarti ketika masak dan mengolah daging ayam sendiri tidak dapat seenak dan seempuk olahan daging ayam di restoran.

9. Ayam Potong Segar

Mengolah Daging Ayam Potong Segar

Daging ayam potong segar jika langsung diolah rasanya akan lebih sedap daripada daging ayam yang telah disimpan. Untuk dapat menghidangkan olahan daging ayam yang empuk dan lezat seperti di restoran ternyata ada caranya. Sebenarnya tekstur daging ayam lebih lembut dan seratnya mudah empuk. Tetapi apabila cara pengolahannya salah maka daging ayam menjadi keras dan tidak enak.

Rasa daging ayam lebih gurih sehingga banyak yang menyukainya. Dari anak-anak hingga dewasa banyak yang menyukai aneka olahan daging ayam. Oleh karena itu ibu-ibu mencoba berbagai aneka olahan daging ayam agar dapat disantap bersama keluarga dan menggugah selera.

Daging ayam potong atau disebut sebagai daging broiler lebih empuk dan lebih banyak dagingnya daripada daging ayam kampung. Namun tetap saja jika cara pengolahannya kurang tepat malah akan menjadi keras. Berikut cara mengolah ayam potong segar yang tepat.

1. Pemilihan Daging Ayam.

Agar daging ayam yang diolah menjadi empuk dan lezat maka sebaiknya memilih ayam yang masih muda dan tidak terlalu tua. Tekstur daging ayam yang masih berumur muda empuk sedangkan pada ayam berumur tua teksturnya cenderung keras.

2. Penyimpanan Daging Ayam.

Menyimpan daging ayam potong agar tetap terjaga kesegarannya sebaiknya tidak lebih dari 2 hari. Daging yang disimpan tidak lebih dari 2 hari masih terasa kesegarannya dan lebih enak ketika diolah.

3. Cara Mengiris Daging Ayam.

Jika ingin mengiris daging ayam berukuran tipis maka dapat mengikuti alur pada seratnya. Sedangkan jika ingin mengiris daging ayam berukuran tebal dapat memotong seratnya. Cara ini akan dapat memperoleh olahan daging ayam yang empuk.

4. Merendam Daging.

Sebelum mengolah daging ayam dapat merendamnya di dalam bumbu terlebih dahulu. Cara perendaman daging ayam ini akan dapat memperoleh tekstur daging yang empuk sekaligus bumbu lebih meresap. Idealnya perendaman daging ayam di bumbu dapat dilakukan sekitar 3 atau 4 jam sebelum diolah. Proses perendaman disimpan di suhu dingin kulkas

5. Memasak Daging Ayam.

Pada saat memasak daging ayam harus matang sempurna namun tidak boleh terlalu lama. Proses pemasakan daging ayam yang terlalu lama akan membuat serat dan teksturnya menjadi keras. Jika daging ayam digoreng maka harus dibolak-balik agar matang merata.

Ayam potong segar dapat menjadi olahan masakan yang lezat dan empuk seperti di restoran jika tepat cara pengolahannya. Pemilihan ayam segar yang tepat dan mengolahnya dengan benar maka hidangan lezat untuk keluarga dapat dinikmati.

Pencarian Terbaru: